Gowes Jelajah Palm Hills menuju Jalur Puncak 2
Jalur Puncak 2 adalah jalan yang dibangun oleh pemerintah untuk menuju Puncak. Tujuannya adalah sebagai jalan alternatif untuk mengurangi kepadatan jalur Puncak via Ciawi Megamendung. Sehingga bila akan berangkat menuju misalnya Cipanas atau Cianjur dapat menggunakan jalur ini tanpa macet-macetan di Jalur Puncak. Ada beberapa jalan masuk menuju Jalur Puncak 2 ini, salah satunya adalah dari Sentul.
Kami dulu pernah gowes ke arah jalan ini ketika sedang proses pengerasan jalan. Tepatnya di daerah Babakan Madang gowes beramai-ramai sampai dengan Sentul/Hambalang. Kontur jalan menarik karena banyak tanjakan dan turunan. Jalan saat itu masih berupa tanah merah yang lengket bila basah tersiram hujan. Cerita ketika dulu kami gowes di sini ada di Anaconda.... Jalur Donuts
Sekarang ini menurut informasi sebagian jalan telah dicor beton dan menjadi jalan 2 jalur yang bagus. Pastinya akan menarik jika gowes kembali ke sana karena banyak tanjakan dan turunan. Gowes juga akan nyaman karena didukung oleh jalan yang bagus.
Untuk mengetahui kondisi terkini maka kami pada tanggal 18 September 2026 gowes menuju titik awal Jalur Puncak 2 ini. Bertiga kami berangkat dari base di Bojonggede pada jam 06:20.
Gowes melalui Jl.Tegar Beriman, Gelora Pakansari dan memotong Jl.Raya Bogor ke Jl.Alternatif Sentul. Dari Tugu Pancakarsa kami masuk ke gerbang Citra Sentul Raya yang ada banyak patung Kuda Putihnya.
![]() |
| Istirahat sebentar di Perempatan Monumen Helikopter |
![]() |
| Gerbang masuk Citra Sentul Raya |
Menyusuri jalan di pinggir Sirkuit Sentul sampai bertemu dengan jalan Akses Palm Hill. Masuk melalui gerbang Palm Hill Golf Club untuk mencapai ke jalan Sequoia Hills Sentul. Cukup menganggukkan kepala kepada para sekuriti yang menjaga pintu akses masuk.
![]() |
| Masuk ke Sequoia Hills Sentul |
Di Sequoia Hills Sentul jalan sudah dibuat 2 jalur. Pohon-pohon yang ditanam sepanjang jalan masih belum tinggi sehingga suasananya terasa gersang. Atau mungkin juga karena memang saat gowes itu sedang berada di puncaknya musim kemarau. Sungai Cileungsi yang berada di samping jalan terlihat hanya menyisakan sedikit saja air yang mengalir.
![]() | |
| Memperbaiki sadel sebelum melahap tanjakan Selepas tanjakan ini dahulu ada sebuah warung di mana kami istirahat dan makan mie rebus. Sekarang warung itu sudah tidak ada. |
![]() |
| Dulu di sini ada warung mie rebus |
Gowes dilanjut sampai tanjakan habis. Jalan menuju Sukamakmur ini di depan terlihat menurun tapi semangat gowes agak turun juga karena suasananya terasa tidak nyaman. Jalan yang terbuka tanpa lindungan pohon mungkin ini penyebabnya.
Gowes disudahi sampai di titik itu dan sepeda diarahkan kembali. Paling tidak bisa melihat kondisi proyek Jalur Puncak 2 dan membandingkan dengan ingatan kami tentang jalan ini waktu gowes dahulu. Mungkin nanti bila pohon sudah mulai tumbuh besar gowes akan diarahkan kembali ke sini. Aamiin...
![]() |
| Ujung kami gowes |
![]() |
| Gowes pulang melalui jalan yang sama |












Komentar
Posting Komentar