Jalur Gowes Jalan Ledeng Tembus Jl.Dr. Sumeru

Tanggal 30 Agustus 2026 gowes sendiri dengan tujuan Gunung Batu yang berjarak sekitar 18 km. Berangkat dari rumah di Bojonggede jam 06:43.

Gowes melalui jalur Cilebut dan Kebon Pedes. Menjelang perlintasan kereta tidak menyebrang rel tapi belok kanan melalui Pondok Rumput dan tembus ke Flyover Jl.RE.Martadinata. Belok ke arah.Jl.Ciwaringin dan mengikuti Jl.Mayor Oking.

Tertahan sebentar di perlintasan kereta Jl.Kpt.Muslihat. Sempat merasa surprize karena bakal bisa memotret KA Pangrango yang melintas jalan dengan pemandangan skybridge yang menghubungkan Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang.

Perlintasan kereta jl.Kapt.Muslihat

Ternyata yang lewat adalah mobil yang dimodifikasi sehingga bisa berjalan di atas Rel Kereta. Mobil Railroad Speeder ini fungsinya adalah sebagai alat transportasi petugas dan pembawa peralatan kerja dalam inspeksi atau perawatan jalur rel.

Ini Mobil Kereta yang lewat

Tidak lama berada di Alun-alun, perjalanan dilanjutkan menuju Gunung Batu.

Alun-alun Bogor

 Tanjakan Tarijan yang lumayan panjang berhasil didaki. 

Ada jalur pipa air antara Ciomas sampai ke Air Mancur yang ujung pipanya katanya adalah Istana Merdeka di Jakarta. Di atas jalur pipa air antara Ciburial sampai dengan DR.Sumeru itu dibuatkan jalan yang diberi nama jalan LedengGunung Batu adalah salah satu tempat yang dilalui. Jalan Ledeng berada persis di samping Pasar Gunung Batu menurun untuk menyebrangi sungai Cisadane dan kemudian menanjak menuju Jl.DR Sumeru. Jalur ini menarik dan menantang untuk dijelajahi dengan sepeda karena turunan dan tanjakannya yang cenderung curam dan panjang.

Pasar Gunung Batu di atas

Jembatan Ledeng melintasi Sungai Cisadane

Tanjakan setelah jembatan

Alhamdulillah tiba di rumah jam 10:50 dan jarak yang ditempuh adalah 38,25km.


Ayo bergerak karena dengan bergerak kita bisa mencapai tujuan atau paling tidak bisa mendekati tujuan.

Komentar

Postingan Populer