Mengulang Anaconda Hambalang

Tanpa melalui perdebatan yang sengit di KM0, Jalur Anaconda Hambalang Sentul kembali dipilih untuk gowes pada hari Minggu, 29 September 2013. Yang menjadi perdebatan adalah apakah gowes start dari KM0 (Base TRACK 20) atau dari Petronas (Sentul). Akhirnya dengan mengingat banyaknya para goweser yang menyatakan mau ikut masih tingkat pemula dalam handling sepeda maka diputuskan Petronas sebagai titik start gowes. Goweser yang ikut adalah : Pa Jo, PaChe, Handi, PaMen, BuMen, Wiki, Difa, Abeh Ncep, P'Hadi, P'Dedi, P'Nasir, P'Iwan, Naufal, Abah Rachmat, P'Yuyu, Indra, Farah, Om Agus dan saya, Onwar.

Hari Sabtu, 28 September 2013, mulai pk.21:00 proses loading Sepeda pada Pikep sudah dimulai. Hanya dimuat 11 unit saja karena selebihnya digendong pada mobil masing-masing.

Hari Minggu, 29 September 2013 pk.06:15 rombongan meluncur menuju Petronas Sentul. Dan tiba pk.07:00. 


Loading di malam minggu....

Sebagian digendong

Tiba di Petronas - Sentul, setelah sepeda diturunkan dan brifing singkat dari Om Agus, pk.07:20 rombongan yang berjumlah 15 orang mulai menyusuri jalur menuju Babakan Madang.

Bongkar di Petronas

Briffing singkat dari Om Agus

Siap2 berangkat

Tiba di Vihara Chen It Thian Kun kami berhenti. Sarapan di warung yang terletak di halaman vihara tersebut.

Sarapan dulu

Pk.08:00 perjalanan dilanjutkan, jalur aspal bergantian jalan tembok mulai menanjak. Sempat terhenti gowes karena sedang ada proses pengecoran jalan Sumur Batu Raya tidak jauh dari Babakan Madang.

Cibarengkok kami belok kiri dan mula menyusuri jalur Makadam, tidak terlalu berat karena jalan datar saja. Dan masuk jalur single track yang mulai menanjak sebelum tiba di Jalur Anaconda. Jalan setapak melewati aliran air yang membuat sulit untuk gowes. Semua menuntun sepeda.

Gada yang bisa gowes di sini

Tiba di Jalur Anaconda kami langsung ambil arah ke kiri tidak ke kanan seperti ketika kami pertama kali mencoba jalur ini. Ini dipilih karena banyaknya goweser pemula. 

Akhirnya.... Anaconda!!

Tanjakan siap dilalap

Jalur Ananconda adalah jalur pembuatan jalan raya baru (alternatif) yang menurut rencana akan menghubungkan Sentul dan Cipanas - Cianjur. Proses pembuatan seperti sedang dikerjakan dengan adanya beberapa alat berat yang sedang bekerja ketika kami melaluinya. Tidak diketahui siapa yang pertama kali menamai jalur ini dengan nama Anaconda, mungkin karena melihat jalur ini besar dan meliuk-liuk seperti ular. Resminya jalan ini disebut dengan Jalur Puncak 2.

Excavator sedang bekerja

Pk.09:00 kami sudah tiba di pertigaan Hambalang (awal jalur Anaconda). Kami istirahat di sini, di sebuah warung. Tidak banyak yang makan minum di sini karena baru sebentar saja kami gowes dari tempat istirahat sebelumnya.

Di pertigaan hambalang

Dari sini kami meluncur turun menuju Sirkuit Sentul melalui Hambalang Golf. Tidak bisa masuk ke areal Sirkuit karena sedang ada pertandingan kami langsung menuju Jalan Raya Sentul. Melalui jalan depan Hotel Harris untuk masuk melalui Gedung SICC (Sentul International Convention Center) dan akhirnya meluncur di jl.Sudirman untuk kembali ke Petronas. Tiba pk.10:00 

Hambalang Golf

menjelang Sirkuit Sentul

Di SICC

Tiba di Petronas, langsung naikan Sepeda ke atas Pickup.

Loading kembali sepeda

Gantung kembali sepeda


Tiba di KM0

Jarak yang ditempuh hanya sekitar 15 KM.... pantesan badan tidak terasa lelah. Ini jalur yang memiliki jarak terpendek yang pernah ditempuh oleh TRACK 20. Info tambahan... titik start berada di ketinggian ±200 mdpl. Titik tertinggi adalah ketika kami mulai masuk jalur Anaconda, yaitu ±265 mdpl. Jalur enak untuk gowes adalah ketika kami mulai belok kiri keluar dari Jl.Sumur Batu Raya untuk menuju jalur makadam yang kemudian dilanjut single track. Keasikan gowes juga dirasakan ketika kami masuk ke Jalur Anaconda. Jalur naik turun terpampang sejauh mata memandang. Tetapi tidak nyaman ketika kami harus menyusuri Jalan Raya Sentul yang ramai oleh kendaraan.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer